Rage Against The Machine- Band Yang Beraliran Politik

Rage Against The Machine atau disingkat RATM adalah sebuah band metal alternatif Amerika dari Los Angeles California. Dibentuk pada tahun 1991, bagi anda yang lahir di tahun 90an mungkin mengenal band ini dan sepak terjang politiknya. Band ini terdiri dari rapper sang vocalis Zack de la Rocha, bassis dan backing vocal Tim Commerford, gitaris Tom Morello, dan drummer Brad Wilk. Warna music yang diciptakan dari gabungan rapper, hip hop, dan heavy metal yang terinspirasi dari beberapa group band seperti Beastie Boys, Public Enemy dan Crossover (Belanda).

Album pertama yang mereka yang berjudul Killing in the Name dan cover albumnya yang bergambarkan biksu membakar dirinya dikota Saigon, yang bernama Thich Quang Duc berasal dari Vietnam, Sebagai bentuk protes atas rezim Ngo Dinh Diem pada 1963. Album mereka langsung mencuri perhatian pencinta musik yang albumnya terjual laris sekitar 16 juta keping diseluruh dunia, bahkan album mereka menduduki peringkat nomor 368 versi majalah Rolling Stone dari 500 album terbesar sepanjang masa.

Pada tahun 1996 RATM kembali merilis album ke dua yang berjudul evil empire dan band ini menjadi yang terpopuler dan berpengaruh dalam sejarah musik, wartawan musik asal Amerika Serikat Colin Devenish, mengatakam band ini masuk peringkat No 33 pada 100 Greatest Artist VH1 dari Hard Rock. Band ini memilki pengaruh besar pada genre nu metal yang menonjol selama paruh kedua tahun 1990-an, dan diikuti albumnya yang ketiga yang berjudulkan Battle Of Los Angeles yang dirilis pada tahun 1999, masih menjadi album yang terpopuler dan terlaris di industri musik.

Pada tahun 2000 RATM kembali merilis album yang terakhirnya, yang berjudul Renegades. Pada tahun yang sama terjadi ketegangan pada Zack De La Rocha yang mengarah kepada perpisahan band, Zack De La Rocha menilai anggota lain sudah tidak sejalan pandangan politik dengannya. Gosip yang beredar mengenai Zack De La Rocha dia menjadi petani di wilayah Chiapas, Meksiko.

Sepak terjang RATM di panggung politik dan sosial terlihat ketika mereka memainkan musik dan liriknya penuh kritik dan tajam yang tujukan pada penguasa globalisasi, RATM juga dikenal keterlibatannya dalam demonstrasi menentang dana moneter (IMF) yang saat itu terjadi di kota seattle dan kota New York, Amarika Serikat pada tahun 2002. RATM juga dikenal untuk pandangan politik anggota sayap kiri dan revolusioner, Zack De La Rocha dikenal sangat dekat dengan subcomandate Marcos, pemimpin gerilyawan Zapatista Meksiko Selatan. Gosip yang beredar marcos adalah Zack sendiri lantaran kelompok yang sehari-harinya menggunakan topeng ski hitam (balaclava).

Saat RATM menulis lagu War Within The Breath, lagu ini langsung ditujukan pada gerilyawan Zapatista yang menguasai Mexico pada tahun 1994. Lagu tersebut menggambarkan kekuatan para petani dan para pejuang yang hanya bersenjatakan batu dan kayu yang mengalahkan kekuatan tentara Meksiko dan bala bantuan dari Amerika Serikat yang bersenjatakan api dan alat perang berat, dll. Dengan genre Hip Metal dan Rap Rock yakni menjadi ramuan musik Heavy Metal dikolaborasikan dengan Hip Hop, cukup masuk akal mereka menggunakan aliran tersebut karena cukup rasional, dengan jenis musik tersebut. Pidato, orasi dan kampanye sering terjadi pada saat mereka performance.

Gitaris RATM Tom Morello adalah salah satu pengikut politik karena latar belakang keluarganya adalah pegiat politik juga, Ayah dari Tom Morello asal kenya ini terlibat dalam aktif dalam perjuangan pembebasan nasional negara. President pertama kenya adalah pamannya Tom Morello sendiri yang sering mengajarinya soal politik yang bernama Jomo Kenyatta, dan sudah mempelajari bidang politik sejak kecil. Ibu dari Tom Morello yang bernama Mary Morello adalah pendiri organisasi anti sensor yakni Parents For Rock and Rap, sampai sekarang Tom Morello masih aktif di bidang politiknya kegiatanya masih bisa kita lihat di jejaring media sosial dia.

by : Achan/4