Coklat! Siapa yang tak kenal coklat? Siapa yang tak menyukainya? Coklat merupakan produk olahan biji tumbuhan Kakao ( Theobroma cacao L.). Kakao adalah pohon budidaya di perkebunan yang berasal dari Amerika Selatan, namun sekarang ditanam di berbagai kawasan tropika, termasuk Indonesia.

Yuk jalan-jalan ke Blitar! Blitar yang dikenal sebagai Kota Patria atau Bumi Proklamator, dengan tujuan wisatanya nyekar di Makam Bung Karno. Juga wisata sejarah Candi Penataran. Kini ada satu objek wisata yang relatif masih hangat dan sedang naik daun Wisata Edukatif Kampung Coklat Blitar.

Berlokasi di Desa Plosorejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Dari pusat kota Blitar kita tinggal mengikuti jalan kota yang menuju ke arah Kademangan. Sampai menemukan jembatan Kademangan belok kiri, lalu lurus sampai di Pasar Kademangan. Dari pasar, kita masih harus lurus sampai perempatan menuju ke arah Lodoyo (Gunung Betet). Nah selanjutnya di sini belok kiri dan ikuti jalan lurus kurang lebih 3 km. Letak Kampung Coklat berada di utara jalan atau sisi kiri jalan, dekat dengan perbatasan Desa Plosorejo dengan Desa Darungan Kademangan.

Menempuh perjalanan ke Kampung Coklat dengan mengendarai sepeda motor, sangat menyenangkan sekali. Menyusuri jalan raya di kota Patria  dengan ukuran jalan yang cukup lebar dan di setiap perempatan atau belokan selalu ada penunjuk jalan. Sehingga cukup mudah menemukan dimana lokasi Kampung Coklat.

Kira-kira ada apa saja di dalamnya? Untuk bisa menikmati wisata edukatif di Kampung Coklat kita tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Ada dua paket wisata yang bisa kita pilih yaitu Paket Wisata Pelajar Rp.25.000 per orang dan Paket Keluarga Rp.40.000 per orang. Kalau pun tidak ingin menggunakan paket wisata tersebut, cukup membeli tiket masuk saja sebesar Rp.5000 per orang dan nanti ada guide yang akan memandu  mengelilingi Kampung Coklat. Ada lima area yang bisa eksplorasi di Kampung Coklat yaitu area pembibitan kakao, kebun kakao, pengeringan kakao, pengolahan kakao dan pengemasan coklat. Di area perkebunan kakao kita bisa melihat deretan pohon kakao yang tumbuh rindang dengan buahnya yang berwarna hijau, merah dan kuning.

Di area kebun juga sengaja diberikan meja dan kursi yang bisa dipakai para pengunjung beristirahat dan menyantap makanan di bawah pohon coklat yang teduh. Di seberang kebun kakao kita bisa menengok area pengeringan biji-biji kakao. Cara pengeringannya dengan metode alami yaitu dijemur di bawah sinar matahari selama 5-7 hari. Biji kakao baru siap diolah jika kadar airnya tinggal 6%, untuk mengukur kadar air dipergunakan alat khusus yaitu aqua boy. Setelah itu biji kakao disortir dengan menggunakan mesin sortasi atau grader.

Selanjutnya di ruang pengolahan kakao, kita akan bertemu chef yang bertugas mengolah kakao menjadi coklat. Di sebelahnya ada ruang pengemasan hasil olahan coklat mulai dari coklat batangan hingga permen coklat dengan berbagai variasi rasa dan bentuk. Jika kita ingin membeli produk-produk olahan kakao di Kampung Coklat maka kita bisa membelinya di Galery Kampung Coklat. Tak perlu khawatir, harganya tidak sampai menguras dompet.

So buat para pembaca yang suka melancong, saat datang ke Blitar sempatkan mampir ke Kampung Coklat. Dapat sensasi manisnya coklat, juga ilmu pengetahuannya.

Cepamagz.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY